TUGAS KELOMPOK HIPEREMESIS GRAFIDARUM

KATA PENGANTAR

Assalamu alaikm Wr.Wb

Dengan memanjatkan puji dan sukur kehadiran allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidyahnya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah matrnitas yang berjudul hiperemesis grafidarum tepat waktu
Dalam tugas ini kami mengucapkan terima kasih kapada kepada allah swt hingga terselesainya makalah ini kami juga mengucapkan terma kasih atas bimbingan dan dorongan dari semua pihak kami ucapkan terimakasih kepada :

1. ibu yuni P S kepNs selaku dosen coordinator mata kuliah maternitas
2. perpustakaan sebagai sumber dalam penyelesaian makalah ini
3. teman teman sekelompok yang berpartisipasi aktif dalam penyelesaian makalah ini

kami menyadari bahwa pembuatan makalah ini kurang dari sempurna untuk itu mohon kritik dan saran demi penyelesaian makalah ini
wassalam mualaikum Wr Wb.

H I P E R E M E S I S G R A F I D A R U M

P e n d a h u l u a n

Kehamailan adalah keadaan fisiologis pada suaktu waktu tapi hal ini memerlukan perhatian khusus karena pada saat hamil terjadi perubahan fisiologis dan sirkulasi darah pencernaan ,prubahan hormone,serta perubahan psikologis ibu hamil, akibat perubahan tidak jarang menimbulkan masalah bagi kehamilan itu sendiri, pada kehamilan T.1 bahakan T.2 ibu hamil sering merasakan mual dan muntah. Rasa mual dan muntah yang berat sering mengganggu pekerjaan sehari-hari,sehingga keadaan umummenjadi buruk, hal ini dikenal sebagai Hiperemesis grafidarum.
Berdasarkan uraian terebut di atas perlu di ketahui gambaran asuhan keperwatan pada klien hiperemesis gradidarum dengan pendekatan proses keperawatan dari pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan ,evaluasi serta dokumentasi.

D e v i n I s i
1. Mual dan muntah yang berlebih pada wanita hamil sehingga menganggu pekerjaan sehari –hari dan keadaan umum menjadi dehidrasi.
2. Memuntahkan segala apa yang dimakan dan diminum, Sehingga berat badan ibu hamil sangat turun,turgor kulit berkurang,deuresis dan timbul aseton dalam urin.
3. Gejala mual dan muntah yang berat yang disebabkan oleh peningkatan kadar hormone estrogen dan HCG dalam serum dan dapat berlangsung sampai 4 bulan.

E t i o l o g i
1. Faktor predisposisi : Sering terjadi pada pringravida, Mola hidatosa, DM dan kehamilan ganda akibat peningkatan kadar hormon HCG
2. Faktor organic : Masukan vili khoriales dalam sirkulasi maternal dan perubahan metabolic.
3. Fakultas psikologis : Keretakan rumah tangga, kehilangan pekerjaan rasa takut terhadap kehamilan dan persalinan, takut memikul tangungjawab, biasanya hilang pada bulan ke-4 jika mendapat dukungan psikologis yang efektif.
4. Faktor endokrin : Hipertiroid, DM.

T a n d a d a n g e j a l a
• Muntah yang hebat
• Haus
• Dehidrasi
• Berat badan turun
• Keadaan umum mundur
• Kenaikan suhu
• Icterus
• Gangguan cerebral ( kecerdasan menurun, derilium )
• Laboratorium : Protein,aseton, uribilinogen, porphirin dalam urin bertambah, silinder ( + ).

T I n g k a t a n H . G

a. Tingkat 1 ( ringan ) :
Mual muntah trus menerus menyebabkan penderita lemah,tidak mau makan, BB turun, dan rasa nyeri di epigastrium nadi sekitar 100 kali permenit, tekanan darah turun,turgor kulit kurang, lidah kering dan mata cekung.

b. Tingkat 2 ( sedang ) :
Mual dan muntah yang hebat menyebabkan keadaan umum penderita lebih parah, lemah apatis, turgor kulit mulai jelek, lidah kering dan kotor, nadi kecil dan cepat, suhu badan naik ( dehidrasi ), ikterus ringan, BB turun, mata cekung, tensi turun, hemokosentrasi, oligouri dan konstipasi, aseton dapat tercium dalam hawa pernafasan dan dapat pula di temukan dalam urin.

c. Tingkat 3 ( berat ) :
Keadaan umum jelek, kesadaran sangat menurun, sonalem sampai koma, nadi kecil halus dan cepat, dehirasi hebat, suhu badan naik, dan tensi turun sekali, ikterus komplikasi yang dapat berakibat fatal yang terjadi pada SSP ( ensofolopi wernicke ) dengan adanya nistagmus, diplopia, perubahan mental.

Faktor predisposisi / Organik / Psikologis / Endokrin

SSP / Akibat berkurangnya pengosongan lambung

Peningkatan estrogen dan HCG

Terjadi penyesuaian tubuh terhadap hormone tersebut

Jika mual dan muntah berlebihan menyebabkan hiperemesis grafidarum

D I a g n o s a
• Ketidakseimbangan nutrisi berhubungan tidak mampu mengabsorbsi makanan karena factor biologi dan psikologi di tandai dengan : intake makanan kurang dari kebutuhan.
• Kekurangan volume cairan yang berhubungan dengan kehilangan volume cairan aktif ditandai dengan :
1. Nadi meningkat , tekanan darah menurun, vol / tekanan nadi menurun.
2. Penurunan turgor kulit
• Kelelahan berhubungan dengan kehamilan ditandai dengan :
1. Lelah
2. Kurangnya energi atau tidak mampu mempertahankan aktifitas fisik sesuai tingkat biasanya.

• HDR berhubungan dengan kuramg pengakuan atau penghargaan ditandai dengan
1. Mengekspresikan tidak berdaya dan tidak brguna

• Cemas Berhubungan dengan perubahan dalam status kesehayan ditandai dengan :
1. Mual
2. Peningkatan takanan darah

• Resiko kerusakan integritas kulit berhubungan dengan perubahan turgor kulit

Asuhan Keperawatan :

A. Ketidakseimbangan volume cairan aktif ditandai dengan :

• Nadi meningkat, tekanan darah menurun, volume/ tekanan nadi menurun
• Penurunan turgor kulit / lidah

Tupan : Di penuhinya keseimbanagan elektrolit dan asam basa dalam waktu 3 * 24 jam
Tupen : Kebutuhan cairan, cairan akan terpenuhi / seimbang dalam 3 * 60 menit.

K r I t e r I a h a s I l :
1. Frekuensi nadi dan irama kembali normal
2. Elektrolit serum,missal : Ka, Ca, Na, dan Mg dalam baas normal
3. Kekerangan Vol cairan, elektrolit dan asam basa.
4. Memiliki asupan cairan oral dan atau intravena yang adekuat.

I n t e r v e n s i
1. Management cairan
Aktifitas
• Monitor vital sign klien
• Monitor perubahan berat badan sebelum dan sesudah dialysis
• Pemberian dan pemantauan cairan dan obat intravena
• Berikan cairan
2. Management elektrolit
Aktifitas
• Pemberian dan pemantauan cairan dan obat intra vena
• Berikan cairan garam melalui NGT
• Monitor irama jantung
• Instruksikan pada klien dan keluaga unuk memodivikasi diet khusus
3. Monitor Cairan
Aktifitas
• Monitor intake dan output cairan
• Monito serum dan tingkat elektrolit dalam urine
• Monitor tekanan darah dan irama jantung.

I m p l e m e n t a s i
1. Memberikan dan memantau cairan dan obat melalui intra vena
2. Mengukur vital sign klien
3. Memberikan cairan garam melalui NGT
4. Mengukur intake dan output cairan

B. Ketidakseimbangan nutrisi berhubungan dengan : tidak mampu mengabsorbsi makanan karena factor biologi dan psikologi ditandai dengan :

• Intake makanan kurang dari kebutuhan

Tupan : Kebutuhan nutrisi klien terpenuhi dalam waktu 3 * 4 jam
Tupen : Mengembalikan nafsu makan klien dalam waktu 12 * 60 menit

K r I t e r I a h a s I l :
• Jumlah makan dan cairan yang di konsumsi tubuh seimbang
• Mempertahankan masa tubuh dan BB dalam batas nomal
• Asupan gizi yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan tubuh

I n t e r v e n s i :
1. Management nutrisi

• Seleksi makanan klien
• Jaga keseimbangan BB klien
• Monitor kebutuhan nutrisi dan kalori
• Tawarkan makanan ringan
• Tingkatkan intake protein, zat besi, dan vit C

2. Management gangguan nafsu makan

• Monitor kebutuhan kalori klien
• Berikan umpan balik positif pada pasien yang menunjukkan peningkatan nafsu makan
• Berikan makan yng sesuai dengan selera pasien.

3. Membantu menaikkan BB

• Monitor mual dan muntah
• Monitor makanan yang menarik dengan pasien
• Ajarkan pada keluarga dan pasien dalam memilih nutrisi yang baik.

I m p l e m e n t a s i

• Memberikan umpan balik positif pada klien yang menunjukkan peningkatan nafsu makan
• Meningkatkan intake protein zat besi dan vit C
• Membantu klien untuk mengatasi rasa mual dan muntah
• Menawarkan makanan ringan pada klien 2 jam sebelum makan.

P e n u t u p

Kesimpulan :

• Gejala mual dan muntah yang berat yang di sebabkan oleh peningkatan kadar hormone estrogen dan HCG dalam serum dan dapat berlangsung sampai 4 bulan
• Etiologi :
1. Faktor predisposisi
2. Faktor organic
3. Faktor Psikologi
4. Faktor Endokrin
• Tanda dan gejala
1. Muntah yang hebat
2. Dehidrasi
3. BB turun
4. Icterus
• Tingkat H.G
1. Tingkat 1 ( Ringan )
2. Tingkat 2 ( Sedang )
3. Tingkat 3 ( Berat )
• Pada penderita Hiperemesis gravidarum memerlukan perawatan khusus.

S a r a n :
1. Untuk mengatasi rasa mual dan muntah makan roti kering dan the hangat di pagi hari
2. Makan sedikit tapi sering
3. Hindari makanan berlemak dan berbau tajam
4. Memberikan informasi pada pasien da keluarga yang mempunyai resiko hiperemesis gravidarum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: