OBAT KB DAN HORMON KELAMIN

HORMON KELAMIN
• Dihasilkan khususnya oleh ovarium dan testis. Hormon ini menentukan ciri-ciri pria atau wanita primer dan sekunder.

• Androgen : Testosteron  Hormon pria
• Progesteron dan estrogen  hormon wanita
• Sintesis
Pembentukan hormon kelamin berawal
dari asetat, secara enzimatis diubah berturut-
turut menjadi kolesterol  Progesteron 
Testosteron  Estradiol  Estron  Estriol
• Kimia
Hormon kelamin memiliki struktur
steroida yang juga terdapat pada hormon
anak ginjal, kortisol, dan aldosteron.

A.1 Zat Androgen
• Testosteron  Hormon pria yang dihasilkan khusus dalam testis di dalam sel- sel leydig sebanyak 4-14 mg/hari.
• Menyebabkan ciri-ciri seks sekunder pria dan kemampuan reproduksi
• Cara Kerja
Meningkatkan perkembangan dan pemeliharaan organ seks pria, produksi sperma,, massa otot, libido, dan ciri seks sekunder lain.
• Indikasi
Defisiensi androgen (defisit pertumbuhan, impotensi), pubertas terlambat pada pria, meringankan kanker payudara, pembengkakan dan nyeri payudara pasca persalinan
• Efek Samping
Wanita –virilisme (hirsutisme), menstruasi yang tidak teratur. Pria-hiperplasia atau kanker prostate, ginekomastia (dosis tinggi pada penyakit hati), kebotakan berpola, penurunan jumlah sperma (umpan balik negatif). Kedua jenis kelamin – hiperkalsemia, koagulopati, retensi air dan natrium, hiperlipidemia, aterosklerosis, hepatitis kolestasis, kanker hati

A.2 Estrogen
• Mekanisme
Menginduksi sintesis protein spesifik melalui reseptor intrasel
Menekan efek androgen
• Indikasi
Kontrasepsi, vaginitis atrofik, osteoporosis, penyakit kardiovaskuler yang terkait menopause, perdarahan menstruasi hemoragik, kegagalan perkembangan ovarium, hirsutisme, kanker prostate
• Efek Samping
Nausea (memburuk pada waktu pagi, kemudian terjadi toleransi), nyeri tekan payudara dan edema, dan ginekomastia. Peran estrogen dalam mengubah risiko penyakit kardiovaskuler belum jelas
• Kontraindikasi
Kehamilan teratogenik, neoplasma yang tergantung estrogen, perdarahan pervaginam, kerusakan hati, kelainan tromboembolik
• Farmakokinetik
Sebagian besar estrogen diabsorpsi dengan baik secara
oral. Estrogen cenderung cepat didegradasi oleh hati
selama lintasan pertama dari saluran cerna. Metabolitnya
adalah glukororonida dan konjugat sulfide yaitu estradiol,
estron dan estriol.
• Manfaat :
1. Efek feminisasi
2. Proliferasi rahim
3. Laktasi
4. Efek anabolic
5. Efek anti ovulasi
6. Efek anti androgen
7. Retensi garam dan air
8. Lipida air

A.3 Progesteron
• Mekanisme
Menginduksi sintesis protein spesifik melalui
reseptor intrasel

• Indikasi
Kontrasepsi, perdarahamenstruasihemoragik/ tidak teratur, karsinoma endometrium, hipoventilasi
• Efek samping
Maskulinisasi pada penggunaan lama,
toksisitas minimal
• Farmakokinetik
Dimetabolisme oleh hati menjadi glukoronida
atau konjugat sulfat. Sebagian besar dosis awal
cepat didegradasi oleh metabolisme lintasan
pertama, sehingga progesterone tidak mencapai
jaringan bila diberikan secara oral. Progestin
sintetis sebaliknya tidak rentan terhadap
metabolisme lintasan pertama sehingga dapat
diberikan secara oral.

B. Obat KB hormonal
B.1 PIL  Suatu cara kontrasepsi untuk wanita dalam bentuk pil/ tablet di dalam strip yang berisi gabungan hormon wanita yaitu estrogen dan progesteron atau yang hanya terdiri progesteron saja.
Jenis Pil dan Kegunaanya
1. Pil Kombinasi
Terdiri dari estrogen dan progeteron. Mulai ditelan pada hari haid pertama/ke-5 selama 21 hari dan disusul istirahat selama 7 hari/7hari pil kosong tanpa hormon. Sebaiknya pil ini ditelan pada waktu yang sama, misalnya sebelum tidur.
2. Pil Bertahap
Tidak semua pil mengandung komponen dan kadar yang sama.
Pil bifasis/pil normofasis (Ovanon, Fysioquens)
Pil step-up (Binordiol, Sequilar)
Pil trifasis (Trinordiol, Trigynon)
3. Pil Mini (Exluton)
Berisi progesteron. Ditelan mulai hari haid pertama secara terus menerus tanpa istirahat. Lama kerjanya hanya 24 jam sehingga harus ditelan setiapm hari pada waktu yang sama dengan kelonggaran waktu 2 jam guna menjamin efektivitasnya.

3. Pil Suntik
Bukan pil, melainkan injeksi yang hanya mengandung progesteron seperti pil mini. Karena kerja panjangnya maka cukup penyuntikan 1 kali setiap 3 bulan (i. m.) pil suntik sangat cocok bagi wanita yang tidak sanggup/tidak bersedia menelan pil oral dengan teratur. Seringkali BB bertambah 2-4 kg dalam 2 bulan.

4. Pil Acne
Pil kombinasi dengan cyproteron sebagai progesten yang memiliki daya anti androgen sehingga hanya cocok untuk wanita yang menderita acne hebat yang tidak dapat dikendalikan dengan obat-obat lazim seperti lotion/crème&kapsul, juga bagi wanita yang dengan bentuk tertentu dari hirsutisme (rambut berlebihan di muka, lengan, kaki) akibat hiperaktivitas hormon pria.

• Faktor-faktor yang mengurangi keamanan pil:
lupa menelan
gangguan lambung usus
beberapa obat yang diminum bersamaan dengan pil
• Efek samping yang sering terjadi:
mual
rasa lelah
perdarahan tidak teratur
depresi
infeksi dengan candida
• Efek baiknya:
Mengurangi resiko kanker endometriun dan
ovarium
Mengurangi resiko tumor payudara tak ganas,
kista ovarium, salpingitis dan kehamilan di luar
rahim
Mengurangi resiko rematik
Menstruasi menjadi teratur
Mengurangi PMT (ketegangan saat haid)
• Kontra indikasi
Pil anti hamil tidak boleh digunakan bila ada riwayat trombosis, myoma, kanker payudara, penyakit hati, hiperlipemia.
Harus hati-hati penggunaannya pada pasien PJP&hipertensi, oedema, ginjal&endokrin(diabetes, hipertirosis), migrain.
Pil tidak dianjurkan untuk wanita di atas 35 tahun yang merokok berat/memiliki faktor resiko PJP. Pil sebaiknya dihentikan pada usia sekitar 40 tahun.

B.2 Suntik KB
• Jenis
1. Mengandung hormon progesteron
Depo Provera 150 mg
Depo Progestin 1550
Depo Geston 150 mg
Noristerat 200 mg
2. Mengandung 25 mg Medroxy Progesteron acetat dan 5 mg estradiol cypionate yaitu Cyclofem
• Cara kerja
1. Mencegah lepasnya sel telur dari indung telur wanita
2. Mengentalkan lendir mulut rahim sehingga spermatozoa tidak dapat masuk ke dalam rahim
3. Menipisnya endometrium sehingga tidak siap untuk kehamilan

• Efektifitas
Sangat tinggi, kegagalan kurang dari 1%.
• Keuntungan
1. Praktis, efektif, dan aman
2. Tidak mempengaruhi ASI, cocok digunakan untuk ibu menyusui
3. Dapat menrunkan kemungkinan anemia

• Kontraindikasi
1. Hamil
2. Perdarahan akibat kelainan ginekologi
3. Tumor/ keganasan
4. Penyakit jantung, hati, darah tinggi, Kencing manis
• Efek Samping
1. Gangguan haid
2. Depresi
3. Keputihan
4. Jerawat
5. Perubahan libido
6. Perubahan berat badan
7. Pusing dan sakit kepala

B.3 IMPLANT
• Kontrasepsi yang disusupkan di bawah kulit.
• Efektifitas sangat tinggi, kegagalan dalam praktek 1-3%
• Keuntungan:
1. Tidak menekan produksi ASI
2. Praktis, efektif
3. Tidak ada faktor lupa
4. Masa pakai jangka panjang 5 tahun
5. Membantu mencegah anemia
6. Dapat digunakan oleh ibu yang tidak cocok dengan ibu yang tidak cocok dengan estrogen

• Kerugian
1. Lebih mahal
2. Sering mengubah pola haid
3. Susuk mungkin dapat terlihat di bawah kulit
• Kontraindikasi:
1. Hamil/ diduga hamil
2. Perdarahan pervaginam yang tidak diketahui sebabnya
3. Tumor/ keganasan
4. Penyakit jantung, kelainan haid, darahtinggi, dan kencing manis

• Efek Samping
1. Gangguan haid
2. Depresi
3. Keputihan
4. Jerawat
5. Perubahan libido
6. Perubahan berat
7. Hematoma
8. Nyeri

B.4 Jenis- jenis obat kontrasepsi
• Injeksi
1. Cyklofem
2. Cyclogeston
3. Depogeston
4. Depo progestin
5. Depo provera

• Kapsul
1. Implanon
2. Inoplant

• Tablet
1. Endometril
2. Exluton
3. Gracial
4. Gynera
5. Halotestin
6. Lyndiol
7. Marvelon
8. Marcilon
9. Mycrogynon, dll

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: